Saatnya Bangga Jadi Wong Ndesa

Melihat fenomena arus mudik dan balik setiap kali Lebaran, Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Batam adalah kota-kota yang kini gencar berusaha menyeleksi orang-orang yang akan balik ke daerah mereka. Sebab, daya tampung kota itu sudah melebihi batas, apalagi mereka yang balik sering membawa serta satu-dua orang kerabat mereka. Bahkan Bali (selain Jakarta) dengan tegas menyatakan menolak pebalik yang tak jelas apa pekerjaannya. Ratusan orang sudah terjaring di pintu-pintu masuk Bali.

Sebagian dari para pebalik beralasan bahwa di tempat asal mereka tidak ada peluang untuk mengubah nasib, tak ada lahan yang bisa menghasilkan uang dan—ini yang penting—untuk menjadi kaya. Dengan menjadi kaya, menurut mereka, mereka bisa meningkatkan nilai gengsi dan derajat martabat sosial mereka di hadapan orang-orang di desa mereka.

Memang pada kenyataannya, mereka yang berbondong-bondong dari desa ke kota kemudian akan bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang mereka sebut dengan kemajuan hidup. Demikianlah pola pikir sebagian besar masyarakat desa saat ini. Padahal sesungguhnya banyak potensi besar yang dimiliki desa-desa di Indonesia. More

Etos Budaya Masyarakat Australia: catatan perjalanan mengikuti program MEP 2013

Saat-saat itulah salah satu momentum yang saya tunggu dalam hidup saya. Ya, saya berada di luar negeri! Apalagi di negara menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pertama mereka. Impian yang menjadi kenyataan. Terdengar agak klise dan norak memang. Tapi begitulah adanya. Betapa tidak? Saya sudah cukup lama belajar dan mengajar Bahasa Inggris dan sudah lama sekali punya keinginan yang terdalam untuk bisa mempraktikkan dan mengasah keterampilan (utamanya speaking) saya selama ini dengan native speaker yang langsung dari sumbernya. Selain tidak menafikan tujuan diadakannya program ini, yaitu mengamati kehidupan beragama masyarakat Australia dan mengenal serta berinteraksi dengan lembaga-lembaga keagamaan di sana.
Maka mendapatkan kesempatan untuk bisa mengikuti Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda Australia-Indonesia (Australia-Indonesia Youth Muslim Exchange) merupakan kesempatan yang sangat berharga dan tidak akan pernah terlupakan dalam hidup saya. Ditambah lagi saya memperoleh kesempatan itu dengan susah payah dan penuh perjuangan. More

Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda Indonesia dan Australia 2017

aimep2017Australia-Indonesia Institute bekerjasama dengan Universitas Paramadina mengadakan program tahunan Pertukaran Tokoh Muslim Muda antara Indonesia dan Australia. Program ini berupa kunjungan selama dua minggu ke  Australia dimana para tokoh/aktivis muslim muda antara kedua negara dapat bertukar pikiran dan meningkatkan saling pengertian akan peranan agama di negara masing-masing.  More

FB Unissula: Global, Professional, Religious

brosur_Colasula

Image

Lowongan Guru & Admin SDIT Salsabila

salsabila-merahDIBUTUHKAN

1. GURU KELAS
2. GURU MAPEL (IPA DAN B. INDONESIA)
3. TENAGA ADMINISTRASI KEUANGAN

DITEMPATKAN DI UNIT SDIT SALSABILA

Syarat :
1. Muslim/Muslimah usia maksimal 25 tahun per Juli 2015
2. S1 Pendidikan (diutamakan PGSD/PGMI)
3. S1 Akutansi/Ekonomi (khusus Tenaga Admin )
4. Lancar membaca Al-Qur’an
5. Curiculum Vitae
6. Sertifikat atau piagam
7. Foto 4×6 (2 lembar)
8. Foto copy ijazah
9. Foto copy KTP
10. Surat lamaran ditujukan ke DIREKTUR UTAMA LPI Salsabila

Kirim Lamaran ke
LPI SALSABILA
YAYASAN SILATURRAHIM PECINTA ANAK (SPA) INDONESIA
Jl. Affandi/ Gejayan Pelemkecut CT X No. 14 Depok Sleman Yogyakarta Telp. (0274)584 186/ 0818 0429 6058

NB. Penyerahan berkas lamaran terakhir tanggal 2 April 2015 (ch)

More

Previous Older Entries